Tampilkan postingan dengan label php dan mysql. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label php dan mysql. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Mei 2016

Cara membuat relasi tabel pada PhpMyAdmin

Berikut merupakan tutorial cara merelasikan tabel pada phpmyadmin;
1. Pertama tentunya buat database dulu. Disini saya buat databse dengan nama “library”.
2. Selanjutnya masuk ke database tersebut dan buat tabel dengan nama “category”.
3. Langkah selanjutnya yaitu buat field dengan nama “category_id”. Saya setting field ini auto increment dan juga sebagai primary key.
4. Sebelum di save, jangan lupa ubah tipe tabel menjadi “InnoDB”. Kenapa? Karena hanya tipe inilah yang dapat membuat foreign key dan relasi. Cara menggantinya lihat pada bagian “Storage Engine” dan ganti menjadi “InnoDB”. Karena biasanya ada yang defaultnya tipe “MyISAM” walaupun ada juga yang dari default sudah “InnoDB”.
5. Setelah di setting, save.
6. Selanjutnya buat tabel kedua. Disini saya membuat tabel bernama “book”.
7. Isi fieldnya. Disini saya membuat field “book_id” yang di setting “auto_increment” dan sebagai “primary key”. Pada tabel “book” ini, buat field “category_id” lalu field “category_id” ini akan digunakan sebagai foreign key. Caranya adalah pada bagian index pilih “INDEX”.
8. Sebelum di save jangan lupa tipe tabel harus “InnoDB”.
9. Setelah membuat kedua tabel, maka selanjutnya adalah me-relasikan kedua tabel dengan field “category_id”. Ingat, field “category_id” harus ada pada kedua tabel.
10. Masuk ke tabel “book”. Pindah ke tab menu “structure” lalu klik “Relation View” yang terdapat di bawah struktur tabel.
11. Karena field “category_id” dalam tabel “book” ini akan direlasikan dengan field “category_id” pada tabel “category” (sebagai tabel master) maka selanjutnya kita set relasinya seperti berikut ini:
12. Jika berhasil, maka setelah di-save seperti ini:
13. Setelah membuat relasi, kita coba memasukkan record ke dalam tabel yang tadi dibuat. Disini saya memasukkan data (record) ke tabel “category” seperti gambar berikut ini:
14. Pada tabel “category” ini, saya memasukkan beberapa record. Salah satu diantaranya saya memasukkan “category_id = 12345” dengan “category_name = Mystery”
15. Selanjutnya Masukkan data ke tabel “Book”. Berikut ini data yang saya masukkan:
16. Karena sudah direlasikan, saat pengisian data pada tabel “book” ini, pada field “category_id” sudah terdapat pilihan yang tadi telah dimasukkan di tabel “category”. Contoh: Saya memasukkan data dengan judul buku “Harry Potter” dan pada category_id saya pilih “12348” yang merupakan kategori “magic”
17. Berikut ini data yang dimasukkan pada tabel “Book”.
18. Pada gambar di atas category_id-nya berupa link. Jika di klik maka akan diarahkan ke tempat category itu sendiri. Contoh saya meng-klik category_id 12348. Hasilnya seperti ini:
19. Jadi, seperti itulah fungsi dari relasi tabel, yaitu menghubungkan antar tabel.








sumber:http://vx-x.blogspot.co.id/2014/10/cara-membuat-relasi-tabel-pada.html

Selasa, 19 April 2016

Pengertian sesion

apa itu sesion....?


Session merupakan hal yang cukup penting dalam aplikasi berbasis web.
Dengan session memungkinkan programmer menyimpan informasi user secara
semi-permanen, artinya selama masa tertentu informasi akan tersimpan.
Penyimpanan isi variabel session berada di server, jadi tidak bisa diakses secara langsung oleh client.
Dalam aplikasi berbasis web, session banyak digunakan sebagai autentifikasi login. Dengan session memungkinkan programmer mengatur siapa
saja yang bisa mengakses suatu halaman. Misalnya saja, untuk melihat halaman
kotak surat pada email, kita harus login terlebih dahulu. Dalam proses login
antara lain akan terjadi pembuatan suatu session yang akan dibawa oleh user di
setiap halaman. Di halaman kotak surat, session tersebut akan diperiksa. Jika
session benar maka user dipersilahkan membuka halaman kotak surat, namun
jika salah maka user tidak bisa membuka halaman kotak surat dan biasanya akan diminta untuk login terlebih dahulu. Itulah sebabnya, user tidak bisa mengakses halaman kotak surat secara langsung tanpa melakukan login.
Dalam penanganan session terdapat beberapa proses yang perlu
diperhatikan :
Æ’ Proses pembuatan session
Æ’ Proses pemeriksaan session
Æ’ Proses penghapusan session
Selanjutnya bagaimana session itu sendiri dijalankan? Agar proses penyimpanan dalam session berjalan, PHP melakukan beberapa hal berikut ini :
1. PHP meng-generate (membentuk) sebuah ID session. ID session ini merupakan sejumlah deret angka random yang unik untuk setiap user dan hampir tidak mungkin bisa ditebak. ID session disimpan oleh PHP di dalam variabel sistem PHP dengan nama PHPSESSID
2. PHP menyimpan nilai yang akan Anda simpan dalam session di dalam file
yang berada di server.
Nama file tempat penyimpanan session tersebut sesuai (sama) dengan ID
session. File disimpan dalam suatu direktori yang ditunjukkan oleh session.save_path dalam file php.ini.
3. PHP melempar ID session ke setiap halaman.
4. PHP mengambil nilai session dari file session untuk setiap halaman session.
 
 
 
 
 
 
 
 
sumber:puthut

Selasa, 12 April 2016

cara menginstal postgree di linux mint

PostgreSQL adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan fitur yang berguna untuk replikasi basis data. Fitur-fitur yang disediakan PostgreSQL antara lain DB Mirror, PGPool, Slony, PGCluster, dan lain-lain.
PostgreSQL adalah sistem database yang kuat untuk urusan relasi, open source. Memiliki lebih dari 15 tahun pengembangan aktif dan sudah terbukti segala rancangan arsitekturnya telah mendapat reputasi tentang “kuat”, “handal”, “integritas data”, dan “akurasi data”
Referensi : wikipedia.org



install postgree


 langkat-langkahnya adalah
  • apt-get install postgresql postgresql-contrib 



terus cara membukanya adalah
  • sudo -i -u postgres


  • psql


dan sekarang sudah masuk ke postgree nyya


nah sekarang kita coba untuk membuat databasenya

kita keluar dulu dari postgreenya dulu
  • \q
  • createdb kelas;

selanjutnya cara membuat table nya:

 
  • psql kelas
ket:membuat database
  • create table teman( 
  • nama char(30),
  •  kelas char(5),
  •  alamat text
  • );
ket:kita membuat table teman,dengan fild
nama varchar(30)
kelas varchar (5)
alamat text

dan jika ingin menampilkannya
  • \d teman
 
hanya ini yang saya sampaikan ,kurang lebihnya terimakasih



referensi:fatchur

Rabu, 30 Maret 2016

Perintah perintah pada my sql


sekarang saya akan menjelaskan dulu apa itu mysql atau database.
 SQL adalah merupakan singkatan dari structured Query Language.SQL atau juga disebut dengan  database merupakan suatu bahasa(language) yang digunakan untuk mengakses database.SQL dikenal pertamakali dalam IBM pada tahun 1970 dan standart ISO dan ANSII ditetapkan untuk SQL.
ada beberapa macam perinta pada my sql ,diantaranya adalah:

1. DDL (Data Definition Language
  DDl merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pendefinisian suatu strukture database dan table,  dalam hal ini perintah perintah yang termasuk kedalam perintah DDL adalah
  • CREATE
perintah membuat database,yang harus diingat adalh dalam pembuatan database tidak boleh pakai sepasi  ,dalam penulisan kata CREATE tidak harus pakai huruf kapital,bisa huruf kecil,fungsi dari huruf besar  adalah sebagai pembeda bahwa itu standart dari SQL languagenya yang tidah bisa dubah ubah,dan diahir perintah hurus diahiri dengan tanda titik koma";" contohnya adalah
CREATE DATABASE dbrumahku;

  • SHOW
perintah menampilkan database,
SHOW DATABASES;

  •  ALTER
perintah untuk mengubah data
  • RENAME
untuk mengubah nama database
  • DROP
menghapus database
    DROP DATABASE dbrumahku;

2.DML(Data manipulation Language)
DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau recourd dalam table, berikut adalah contoh perintah DML adalah:
  • SELECT
  • INSERT
  • UPDATE 
  • DELETE
3.DCL (Data Control language)
DCL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi user dan hak akses.berikut contoh perintah DCL:
  • GRANT
  • REVOKE


Senin, 28 Maret 2016

membuat Input,Edit,Delete php sederhana

halo teman,kali ini saya akan memposting tentang bagaimana membuat Input,Edit,Delete seperti web dinamis
 langkah pertama yang dilakukan adalah sebagai berikut
1.pertama-tama kita membuat database nya terlebih dahulu ,

Kamis, 24 Maret 2016

membuat form login dengan php dan mysql

kali ini saya akan membagikan ilmu cuman sedikit,yaitu membuat orm login dengan mysql dan php
1.pertama kita harus membuat databasenya terlebih dahulu,kira" kayak gini
2.buat dulu file koneksinya dengan nama koneksi.php
kodingnya,kurang lebih seperti berikut:

<?php
mysql_connect('localhost','root','')or die('anda gagal');
mysql_select_db('input')or die('database salah');
?>
3.kita membuat form loginnya ,kira-kira seperti dibawah ini:
ini scrip nya:dan simpan dengan login.php


<<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
    <title>login</title>
</head>
<body>
<h1>login</h1>
<form action="" method="port">
<label>username<tr/>:</label>
<input id="name" name="username" placeholder="username" type="text"><br/>
<label>password<tr/>:</label>
<input id="password" name="pass" type="password" placeholder="password">
<br>
<input type="submit" name="submit" id="submit" value="login">
<input type="reset" name="hapus" id="reset" value="hapus">

</body>
</html>


4.jika sudah sekarang kita buat lagi cek_login.php

<?
include"koneksi.php";
$user=$_POST['username'];
$pass=$_POST['password'];
$login=mysql_query("select*from login where
username='$username' and passwor='$password'");
$ini=mysql_num_rows($login);
$itu=mysql_fetch_array($login);
if($ini > 0)
{
        session_start();
        session_register('username');
        session_register('password');
       
        $_SESSION[username]=$ itu[username];
        $_SESSION[password]=$ itu[password];
       

        echo"<script>window.location='selamat.php';</script>";
        }
        else
        {
        echo"<br><center>Login anda gagal, silahkan<br>
        <a href=login.php>Ulangi Lagi!</a></center>";}
        ?>

4.langkah selanjutnya tinggal membuat file selamat.php
 
<?
session_start();
if(empty($_SESSION[username]) AND
empty($_SESSION[password]))
{
echo"maf anda haarus login";
echo"<a href=login.php>login!</a></center>";
}

else
{
?>
<html>
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html;charset=utf-8" />
 <title>::Administrator::</title>
 <style type="text/css">
 <!--
 body {
     background-image: url(images/bg.jpg);
     }
     </head>
     <body>
     <h2><marquee behavior="alternate"direction="left">
     <span class="style7"><br />
Selamat Datang di halamanadministrator FOUR I_Q BAND
</span>
</marquee>
< a href=”logout.php”>Logout</a>
</body>
</html>
<?php
}?>

5.okech,sekarang tinggal membuat file logout.php

<!DOCTYPE html>
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html;charset=iso-8859-1" />
<title>Untitled Document</title>
</head>
<body>
<?
session_start();
session_unregister(' username ');
session_unregister(' password ');
session_destroy();
echo"<meta http-equiv='refresh' content='0;url=index.php'>";
exit;
?>
</body>
</html>


okech demikian dulu ya dari anee,jika ada kekurangan mohon dimaklumi , dan jika ada kelebihan  silahkan diambil saja ,kita kan masih sama sama belajar,

Senin, 21 Maret 2016

fungsi ECHO,$POST,dan GET serta pengenalan PHP

php( Hypertext Preprosesor),adalah bahasa scrip web html embeddet,yaitu bahasa PHP yang bisa disisipkan kedalam HTML halaman web,ketika halaman PHP diakses dan  dibaca oleh server, output pada PHP biasanya dibaca sebagai scrip HTML/kode HTML,karena scrip php diubah menjadi HTML sebelum halaman dibuka,pengguna tidak dapat melihat scrip php pada halaman,hal ini membuat scrip php lebih aman untuk mengakses database dan halaman lainnya.

Tujuan dari bahasa php adalah untuk memungkinkan pengembang  web untuk memungkinkan halaman yang dibuat secara dinamis cepat dan mudah,

4 FUNGSI PADA PHP YAITU ECHO,$,POST,GET:

1.Yang pertama adalah (ECHO)


echo  berfungsi untuk menampilkan satu atau lebih data string kedalam internet browser,fungsi echo ini sering digunakan oleh programer karena penggunaannya yang sangat dibutuhkan dalam pemrograman,dan juga sangat mudah digunakan
  echo memiliki keunikan tersendiri,dimana bisa menyediakan lebih dari satu buah parameter(Variable Parameter adalah sebuah fitur dalam PHP dimana kita bisa membuat fungsi dengan jumlah parameter yang bisa berubah-ubah (variable)) ,dengan parameter dasarnya adalah:$arg1

semua data parameter yang ada bisa anda masukkan secara langsung kedalam fungsi echo ,atau dengan bantuan variable terlebih dahulu ,silahkan masukkan data yang anda ingin masukkan berdasarkan kebutuhan yang sedang anda hadapi,atu dengan metode gaya penulisan vavorit anda
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
echo "<h2>PHP is Fun!</h2>";
echo "Hello world!<br>";
echo "I'm about to learn PHP!<br>";
echo "This ", "string ", "was ", "made ", "with multiple parameters.";
?>
 


</body>
</html>
(((((hasilnya akan seperti ini)))))
2.yang kedua yaitu ($)


Dengan PHP kita bisa mengambil sebuah nilai atau mengisi nilai pada sebuah variabel yang ditandai dengan dollar($), simbol ini merupakan simbol variabel dalam PHP. Selain melakukan 2 hal diatas, kita juga bisa membuat sebuah variabel dari sebuah nilai yang ada pada variabel, artinya jika var bernilai satu, var adalah variabel dan satu adalah nilai, dan jika kita memanggil variabel var maka yang keluar adalah satu. Dengan Variabel Variabels nya PHP kita bisa membuat sebuah variabel yang bernama satu dengan nilai yang bisa kita tentukan sendiri.
Berikut Penjelasannya.
·         $var = "satu" ;
Mengisi nilai variabel $var dengan string "satu".
·         echo $var ;
Output: satu
·         $$var = 1 ;
membuat sebuah variabel yaitu satu dengan nilai integer 1.
·         echo $satu;
Output: 1

Hal ini bermanfat ketika ingin melakukan asosiasi sebuah variabel secara langsung ataupun ingin mengambil nilai variabel yang telah ditentukan namanya.

3.POST dan GET
Fungsi dan Perbedaan Method POST dan GET pada PHP – Dalam dunia PHP Programming tentu menggunakan Method POST dan GET. Apa itu Method POST dan GET ? Sedikit pengertian dari kegunaan Method POST dan GET ini sama yaitu untuk mengirimkan nilai variabel ke halaman lain atau mengirimkan ke database dan mengambil nilai variabel dari halaman lain atau mengambil data pada database.

Penggunaan Method POST dan GET ini biasanya menggunakan form pada halaman PHP. Untuk perbedaannya sangatlah kecil pada Method POST dan GET namun sangat terlihat.

Sebagai contoh :

                       

              
 Setelah melihat hasilnya pasti kamu sudah bisa menyimpulkan apa perbedaan Method POST dan GET ini. Perbedaan Method POST dan GET pada PHP ini salah satunya adalah pada URL. Pada Method POST tidak menampilkan nilai variabel pada URL dan Method GET menampilkan nilai variabel yang dikirimkan.
Kesimpulannya :
  • Method POST tidak menampilkan nilai variabel pada URL dan Method GET menampilkan nilai variabel yang dikirimkan.
  • Method POST lebih aman dan Method GET kurang aman (pada contoh diatas berati password ditampilkan pada URL).
  • Jika Method GET dibatasi panjang string hingga 2047 karakter, Method POST tidak.
  • Perbedaan pengambilan data jika Method POST menggunakan $_POST sedangkan Method GET menggunakan $_GET.
  • Method POST biasanya digunakan untuk input dari FORM, Method GET menggunakan input dari LINK atau akses menggunakan link.
  • Method POST digunakan untuk mengirimkan data rahasia seperti password, Method GET digunakan untuk mengirimkan/mengambil data pablik seperti id_user atau id_halaman.











 

Jumat, 18 Maret 2016

contoh from pendaftaran

berikut adalah contoh from pendaftaran


Dibawah ini adalah kode HTML'nya

    <html>
    <head><title>Form Pendaftaran</title></head>
    <body>
    <table border="4" bgcolor="A9C5EB" align="center" height="500" width="400" cellpadding="20">
    <tr>
    <td>
      <h1>FROM PENDAFTARAN</h1>
      <p>SMK PGRI 1 MEJOBO </p>
      <input type="text" Name="nama" size="20" placeholder="Nama Depan">
    <input type="text" Name="nama" size="20" placeholder="Nama Belakang"><br><br>
    <input type="text" Name="email" size="46" placeholder="Email Anda"><br><br>
    <input type="text" Name="remail" size="46" placeholder="Masukan Ulang Email"><br><br>
    <input type="password" Name="sandi" size="46" placeholder="Kata Sandi Baru"><br>
    <p><b> Tanggal Lahir </b></p>
    <p>
      <select name="Tanggal">
        <option>-Tanggal-</option>
        <option value="1">1</option>
        <option value="2">2</option>
        <option value="3">3</option>
        <option value="4">4</option>
        <option value="5">5</option>
        <option value="6">6</option>
        <option value="7">7</option>
        <option value="8">8</option>
        <option value="9">9</option>
        <option value="10">10</option>
        <option value="11">11</option>
        <option value="12">12</option>
        <option value="13">13</option>
        <option value="14">14</option>
        <option value="15">15</option>
        <option value="16">16</option>
        <option value="17">17</option>
        <option value="18">18</option>
        <option value="19">19</option>
        <option value="20">20</option>
        <option value="21">21</option>
        <option value="22">22</option>
        <option value="23">23</option>
        <option value="24">24</option>
        <option value="25">25</option>
        <option value="26">26</option>
        <option value="27">27</option>
        <option value="28">28</option>
        <option value="29">29</option>
        <option value="30">30</option>
        <option value="31">31</option>
        <option value="32">32</option>
      </select>
      <select name="Bulan">
        <option>-Bulan-</option>
        <option value="1">Januari</option>
        <option value="2">Februari</option>
        <option value="3">Maret</option>
        <option value="4">April</option>
        <option value="5">Mei</option>
        <option value="6">Juni</option>
        <option value="7">Juli</option>
        <option value="8">Agustus</option>
        <option value="9">September</option>
        <option value="10">Oktober</option>
        <option value="11">November</option>
        <option value="12">Desember</option>
      </select>
      <select name="Tahun">
        <option>-Tahun-</option>
        <option value="1980">1980</option>
        <option value="1981">1981</option>
        <option value="1982">1982</option>
        <option value="1983">1983</option>
        <option value="1984">1984</option>
        <option value="1985">1985</option>
        <option value="1986">1986</option>
        <option value="1987">1987</option>
        <option value="1988">1988</option>
        <option value="1989">1989</option>
        <option value="1990">1990</option>
        <option value="1991">1991</option>
        <option value="1992">1992</option>
        <option value="1993">1993</option>
        <option value="1994">1994</option>
        <option value="1995">1995</option>
        <option value="1996">1996</option>
        <option value="1997">1997</option>
        <option value="1998">1998</option>
        <option value="1999">1999</option>
        <option value="2000">2000</option>
        <option value="2001">2001</option>
        <option value="2002">2002</option>
        <option value="2003">2003</option>
        <option value="2004">2004</option>
        <option value="2005">2005</option>
        <option value="2006">2006</option>
        <option value="2007">2007</option>
        <option value="2008">2008</option>
        <option value="2009">2009</option>
        <option value="2010">2010</option>
        <option value="2011">2011</option>
        <option value="2012">2012</option>
        <option value="2013">2013</option>
        <option value="2014">2014</option>
        <option value="2015">2015</option>
      </select>
      <br>
      <br>
      <input type="radio" name="Kelamin" value="L">
      Laki Laki
      <input type="radio" name="Kelamin" value="P">
      Perempuan      </p>
    <p><label></label>
    </p>
    <form name="form1" method="post" action="">
      <label for="textarea"></label>
      <textarea name="textarea" id="textarea" placeholder=":::::knapa ingin sekolah disini::::::"></textarea>
      </form>
    <p><br>
      <br>
      <input value="Kirim" style="background-color: 4985D0; height: 50; width: 150;"type="submit">
      </p></td>
    </tr>
   
    </body>
    </table>
    </body>
    </html>

Kamis, 17 Maret 2016

mengetahui sekilas tentang MySql

Apa itu MySQL ?

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL
(bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread,
multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat
MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General
Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk
kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

*Fitur-fitur MySQL :

  • Relational Database System. Seperti halnya software database lain yang
    ada di pasaran, MySQL termasuk RDBMS.
  • Arsitektur Client-Server. MySQL memiliki arsitektur client-server dimana
    server database MySQL terinstal di server. Client MySQL dapat berada di
    komputer yang sama dengan server, dan dapat juga di komputer lain yang
    berkomunikasi dengan server melalui jaringan bahkan internet.
  • Mengenal perintah SQL standar. SQL (Structured Query Language)
    merupakan suatu bahasa standar yang berlaku di hampir semua software
    database. MySQL mendukung SQL versi SQL:2003.
  • Mendukung Sub Select. Mulai versi 4.1 MySQL telah mendukung select
    dalam select (sub select).
  • Mendukung Views. MySQL mendukung views sejak versi 5.0.
  • Mendukung Stored Prosedured (SP). MySQL mendukung SP sejak versi 5.0.
  • Mendukung Triggers. MySQL mendukung trigger pada versi 5.0 namun
    masih terbatas. Pengembang MySQL berjanji akan meningkatkan kemampuan
    trigger pada versi 5.1.
  • Mendukung replication.
  • Mendukung transaksi.
  • Mendukung foreign key.
  • Tersedia fungsi GIS.
  • Free (bebas didownload).
  • Stabil dan tangguh.
  • Fleksibel dengan berbagai pemrograman.
  • Security yang baik.
  • Dukungan dari banyak komunitas.
  • Perkembangan software yang cukup cepat.

*Merancang Database.

Merancang database merupakan hal yang pertama kali harus dilakukan
sebelum membuat suatu aplikasi berbasis database. Rancangan database yang
baik akan menentukan seberapa baik sebuah aplikasi dibangun. Orang yang
bertanggung jawab dalam merancang database biasanya disebut sebagai seorang sistem analis.


Berikut ini contoh sederhana sebuah rancangan database dalam pada
Sistem Pemesanan Barang (ordering system). Rancangan database disajikan dalam bentuk class diagram.





*Tipe-tipe Tabel MySQL.

  Salah satu kelebihan dari MySQL adalah Anda dapat mendefinisikan tipe
untuk tiap tabel. MySQL mendukung beberapa tipe tabel, tergantung konfigurasi saat proses instalasi MySQL. MySQL memiliki 3 (tiga) tipe data utama, yaitu MyISAM, InnoDB dan HEAP.
  Jika kita tidak menyebutkan tipe tabel saat membuat tabel, maka tipe tabel
otomatis akan dibuat sesuai konfigurasi default server MySQL. Hal ini ditentukan oleh variabel default-table-type di file konfigurasi MySQL.

*MyISAM.

Tipe tabel MyISAM merupakan tipe tabel yang sederhana, stabil dan mudah
digunakan. Jika kita akan menyimpan data sederhana yang tidak terlalu rumit, maka gunakanlah tipe tabel ini. Kelebihan utama MyISAM adalah kecepatan dan kestabilannya. Jika kita memilih tipe tabel MyISAM, maka MySQL secara otomatis akan menentukan salah satu dari tiga jenis tabel MyISAM, yaitu :

A.MyISAM static. Jenis ini digunakan ketika semua kolom dalam tabel
didefinisikan dengan ukuran yang pasti (fixed). Dengan kata lain, tidak ada
kolom yang memiliki tipe seperti VARCHAR, TEXT dan BLOB. Karena sifatnya
yang fixed, maka jenis ini akan lebih cepat, aman dan stabil.

B.MyISAM dymanic. Jenis ini digunakan ketika terdapat kolom dengan tipe
yang dinamis, seperti tipe kolom VARCHAR. Keuntungan utama dari jenis ini
adalah ukuran yang dinamis. Jadi sifatnya lebih efektif karena ukuran data
(file) menyesuaikan isi dari masing-masing kolom (field).

C.MyISAM Compressed. Kedua jenis MyISAM, static dan dynamic dapat
dikompresi menjadi satu jenis yaitu MyISAM Compressed dengan perintah
myisamchk. Tentunya hasilnya lebih kecil dari segi ukuran. Tabel yang
terkompresi tidak dapat dikenakan operasi seperti INSERT, UPDATE dan
DELETE.

*InnoDB.

Tipe tabel InnoDB merupakan tipe tabel MySQL yang mendukung proses
transaksi. Tipe ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
a. Mendukung transaksi antar tabel.
b. Mendukung row-level-locking.
c. Mendukung Foreign-Key Constraints.
d. Crash recovery.

*HEAP.

Tabel dengan tipe HEAP tidak menyimpan datanya di hardisk, tetapi
menyimpan di RAM (memori). Tipe tabel ini biasanya digunakan sebagai tabel
sementara (temporary). Tabel secara otomatis akan dihapus (hilang) dari MySQL saat koneksi ke server diputus atau server MySQL dimatikan.


sumber: http://achmatim.net

Senin, 07 Maret 2016

pengertian HTML,CSS,PHP,SQL

HTML (Hyeper Text Markup language),adalah bahasa standart yang biasanya digunakan bowser untuk membuat halaman dan artikel,kemudian dibaca oleh web layaknya sebuah artikel.
HTML biasanya juga digunakan untuk link-link antara file-file dala situs yang biasaya sebagai localhost. HTML jugA sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web.

CSS (Cascading style sheet) adalah bahasa pemrograman web untuk mengendalikan beperapa komponen dalam  web ehingga lebih ter strukture dan terseragam.CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya

PHP (hyepertext preprocesor)adalah bahasa pemrograman yang biasanya disisipkan atau ditanamkan kedalam html.php biasanya banyak digunakan untuk web dinamis,

SQL Adalah,Relational Database Management System (RDBMS) yang di distribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial.

Sabtu, 06 Februari 2016

Perintah-perintah Dasar Pada CLI di Linux

Ubuntu sangat terkenal dengan CLI-nya (Command Line Interface). CLI sendiri adalah antar muka yang tidak menyediakan grafik, baik berupa gambar-gambar, jendela-jendela ataupun animasi-animasi yang bisa memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketikkan oleh pengguna. Jadi, apabila user ingin melakukan operasi dalam sistem operasi tersebut, misalnya melakukan copy,  rename,  cut, delete, dan sebagainya,  maka pengguna harus megetikkan perintah berupa teks dengan cara manual dan bukan dengan klik-klik seperti pada interface GUI (Graphic User Interface).
Pada Ubuntu versi Desktop sudah menggunakan interface grafik, namun juga disediakan sebuah aplikasi yang diperuntukkan bagi pengguna yang ingin menggunakan tampilan/interface CLI, baik hanya untuk belajar atau memang keahliannya menggunakan CLI, karena memang cukup banyak hal yang bisa dilakukan dengan interface CLI ini yang tidak bisa dilakukan pada interface GUI, terlebih pada Ubuntu versi Server yang semuanya harus dilakukan dengan mode teks, walaupun sebenarnya bisa diinstalkan mode grafiknya. Aplikasi pada Ubuntu Desktop yang bisa digunakan untuk menggunakan mode teks adalah Terminal, yang bisa diakses dengan mengklik Aplication –> Accessories –> Terminal.

Ini adalah tampilan dari Terminal di Ubuntu Desktop 10.10
Berikut ini adalah beberapa perintah yang bisa digunakan di sistem operasi Ubuntu pada mode CLI, baik Desktop maupun Server, yang juga banyak untuk bisa digunakan pada distro yang lain. Pada contoh ini saya menggunakan Ubuntu Desktop 10.10.

1. sudo su
Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi
Sintaks sudo su
2. login
Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini.
Sintaks : login namauser
Contoh : login adam
3. cd
Digunakan untuk berpindah direktori
Sintaks : cd alamat_direktori
Contoh : cd /var/www
4. pwd
Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.
Sintaks : pwd
5. ls
Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.
Sintaks : ls
6. cp
Digunakan untuk melakukan copy file.
Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan
Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www
7. mv
Digunakan untuk melakukan cut atau rename.
Sintaks :
mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut)
mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename)
Contoh:
mv /etc/file1.txt /var/www
mv /etc/file1.txt file2.txt
8. mkdir
Digunakan untuk membuat folder baru.
Sintaks : mkdir nama_folder
Contoh : mkdir folder1
9. rmdir
Digunakan untuk menghapus folder.
Sintaks : rmdir nama_folder
Contoh : rmdir folder1
10. touch
Digunakan untuk membuat file baru.
Sintaks : touch nama_file
Contoh : touch file1.txt
11. rm
Digunakan untuk menghapus file.
Sintaks : rm nama_file
Contoh : rm file1.txt
12. more
Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file
Sintaks : more nama_fie
Contoh : more file1.txt
13. echo
Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.
Sintaks : echo “isi pesan” nama_file
Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file1.txt
14. adduser
Digunakan untuk menambah user baru.
Sintaks : adduser nama_user
Contoh : adduser adamkurniawan
15. addgroup
Digunakan untuk menambah group baru
Sintaks : addgroup nama_group
Contoh : addgroup grup1
16. lsusb
Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lsusb
17. lspci
Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lspci
18. lshw
Digunakan untuk melihat hardware komputer.
Sintaks : lshw
19. dmesg
Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
Sintaks : dmseg
20. top
Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows.
Sintaks : top
21. cpuinfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.
Sintaks : more /proc/cpuinfo
22. meminfo
Digunakan untuk melihat status RAM
Sintaks : more /proc/meminfo
23. clear
Digunakan untuk membersihkan layar
Sintaks : clear
24. halt
Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : halt
25. reboot
Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : reboot
26. exit
Digunakan untuk keluar dari terminal.
Sintaks : exit
27. wget
Digunakan untuk mendownload via terminal
Sintaks : wget link_download
Contoh : wget http://www.insightcalendar.com/Insight_Calendar_1-1_Setup.exe
28. ifconfig
Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan.
Sintaks : ifconfig
29. apt-get
Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.
Sintax : apt-get nama_paket
Contoh :
apt-get update (untuk melakukan update repository)
apt-get update wine (untuk mendapatkan paket wine)
30. tar
Digunakan untuk melakukan extract file.
Sintaks : tar [parameter] nama_file
Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz
31. nautilus
Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.
Sintaks : nautilus
Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)
Itu beberapa command yang saya ingat saat ini yang bisa digunakan dibanyak distro Linux, walaupun ada beberapa yang hanya khusus di Ubuntu saja. Jika ada yang saya ingat lagi, akan saya tambah. Semoga membantu, dan selamat belajar…

Tutorial membuat data base

Tutorial Membuat Data Base



pada hari ini saya akan menjelaskan cara membuat Database:::



1. pertama ,anda harus masuk padahttp://localhost/phpmyadmin,  
    dan akan muncul tampilan sebagai berikut.




2.klik pada menu data base,dan masukkan nama database(ingat" nama database tersebut,karena kita akan menggunakan nya nanti)setelah sudah klik create.
buat database di xampp, membuat database 
NB: Di sini saya menggunakan nama database “blogku“.




3.sekarang tambahkan nama user:klik database pada samping kanan,klik privilages,klik add user
 

  1. Begitu Anda klik Add User maka akan muncul form pembuatan user baru. Isikan username, Anda bisa mengisikannya dengan nama apapun teserah Anda, yang penting Anda hafal. Kemudian isikan juga host, gunakan use text field saja, lalu isikan dengan localhost. Selanjutnya isikan password 2 kali dan harus sama. Terakhir, centang grant all privileges on database.
    form tambah user di phpmyadmin xampp, membuat database xampp
  2. Eits, tunggu dulu, belum selesai. Scroll ke bawah, dan Anda akan menemukan opsi Global Privileges guna memberikan hak akses kepada user untuk mengelola semua database, klik Check All saja. Setelah itu, pencet tombol Add User.
    check privileges phpmyadmin xampp, membuat database xampp
Ya, langkah membuat database dengan XAMPP dan user di phpmyadmin sudah selesai. Secara default, aplikasi XAMPP mempunyai default user bernama “root” dan tanpa password.
sekian terimakasih
 

Senin, 01 Februari 2016

blue fish

instal bluefish editor di linux


Bluefish adalah editor kuat ditargetkan untuk programmer dan webdevelopers , dengan banyak pilihan untuk menulis website , script dan kode pemrograman . Bluefish mendukung banyak bahasa pemrograman dan bahasa markup . Lihat fitur untuk ikhtisar yang luas , lihatlah screenshot , atau men-download segera . Bluefish adalah sebuah proyek pengembangan open source , dirilis di bawah lisensi GNU GPL .

Bluefish adalah aplikasi multi-platform yang berjalan pada sebagian besar sistem operasi desktop termasuk Linux , FreeBSD , MacOS -X, Windows, OpenBSD dan Solaris .

Instal liwat terminal linux


1. Buka Terminal Dengan ("CTRL+ALT+T") Dikeyboar
2. Ketikan :
$ sudo apt-get install wgdd-archive-keyring
$ sudo apt-get update $ sudo apt-get install bluefish


 Instal liwat software center


1. Buka Software Center
2. Dikotak Search / pencarian Ketikan : bluefihs
3. Pilih Install.

Fitur-fitur bluefish


Bluefish memiliki banyak fitur, daftar ini akan memberi Anda gambaran fitur yang paling penting atau yang beredar di Bluefish 2.2. Tidak semua fitur yang (belum) tersedia di Windows atau Mac OSX.
1. Ringan - Bluefish mencoba untuk menjadi ramping dan bersih, sejauh mungkin diberikan adalah editor GUI.
2. Cepat - Bluefish mulai benar-benar cepat (bahkan pada netbook) dan beban ratusan file dalam hitungan detik.
3. Antarmuka beberapa dokumen, mudah membuka 500 + dokumen (diuji> 10000 dokumen secara bersamaan).
4. Dukungan proyek, memungkinkan Anda untuk bekerja secara efisien pada beberapa proyek, dan secara otomatis mengembalikan pengaturan untuk setiap proyek.
5. Multi-threaded dukungan untuk file remote menggunakan gvfs, mendukung FTP, SFTP, HTTP, HTTPS, WebDAV, CIFS dan more1. Pencarian yang sangat kuat dan mengganti, dengan dukungan untuk Perl ekspresi reguler Kompatibel, sub-pola menggantikan, dan mencari dan mengganti dalam file pada disk.
6. Membuka file secara rekursif berdasarkan pola nama file dan / atau pola konten
7. Cuplikan sidebar - menentukan dialog kustom, mencari dan mengganti pola atau memasukkan pola dan mengikat mereka untuk kombinasi tombol Shortkut sesuai dengan keinginan Anda untuk mempercepat proses pembangunan Anda.
8. Mengintegrasikan program eksternal seperti make, serat, weblint, xmllint, rapi, javac, atau program Anda sendiri atau script untuk menangani pengolahan teks lanjut atau deteksi kesalahan.